KARYA TULIS ILMIAH
Disusun Oleh :
GUSTIN JUNA SAPUTRI
XI Bahasa
NIS: 6592
NISN: 9961000229
KEMENTRIAN AGAMA
MANDRASAH ALIYAH NEGERI 1 MODEL BENGKULU
Jln. Cimanuk km. 6,5 telp. (0736)21854
Bengkulu
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum
wr. wb.
Puji dan syukur saya panjatkan ke
hadirat Allah SWT karena atas kehendak-Nyalah karya ilmiah ini dapat
terselesaikan tepat pada waktunya.
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan
untuk memenuhi tugas pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Selain untuk memenuhi
tugas pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, tujuan karya ilmiah ini adalah
untuk mengetahui minat siswa dalam membaca novel sastra dan novel populer.
Dalam penyelesaian karya ilmiah ini,
penulis banyak mengalami kesulitan, terutama disebabkan oleh kurangnya ilmu
pengetahuan. Namun, berkat bimbingan dari berbagai pihak, akhirnya karya ilmiah
ini dapat diselesaikan, walaupun masih banyak kekurangnnya. Oleh karena itu,
sepantasnya jika penulis mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing yang
tidak bosan-bosanya memberikan arahan kepada penulis, kemudian kedua orang tua
yang banyak memberikan dukungannya. Serta teman-teman yang membantu penulis
dalam kesulitan membuat karya ilmiah.
Penulis menyadari, sebagai seorang
pelajar yang pengetahuannya belum seberapa dan masih perlu banyak belajar dalam
penulisan karya ilmiah, bahwa karya ilmiah ini masih banyak kekurangan. Oleh
karena itu, penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang positif
agar karya ilmiah menjadi lebih baik dan berdaya guna di masa yang akan datang.
Harapan penulis, mudah-mudahan karya
ilmiah yang sederhana dan banyak kekurangan ini bisa memberi pengetahuan lebih untuk
mengetahui minat baca siswa pada novel sastra dan novel populer ini.
Wassalamulaikum wr. wb.
Bengkulu,
2 Maret 2013
PENULIS
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL................................................................................................................
i
KATA PENGANTAR……………………………………………...................…………….
ii
DAFTAR ISI……………………………………………………...................………………
iv
BAB I PENDAHULUAN
..........................................................................................................
1.1 LATAR BELAKANG...................................................................................................
1
1.2 RUMUSAN
MASALAH...............................................................................................2
1.3 TUJUAN PENELITIAN...............................................................................................
2
1.4 MANFAAT
PENELITIAN.............................................................................................
1.5 HIPOTESIS...................................................................................................................
3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
..............................................................................................
2.1 DEFINISI
SASTRA LAMA .........................................................................................4
2.2 PERBEDAAN
NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER SEKARANG ........................................................................................................................................6
2.3 KLEBIHAN
DAN KEKURANGAN NOVEL SASTRA
............................................
BAB III METODE PENELITIAN
..........................................................................................
3.1 WAKTU
DAN TEMPAT PENELITIAN.....................................................................
8
3.2 PENGUMPULAN
DATA............................................................................................ 8
3.3 POPULASI DAN
SAMPEL PENELITIAN................................................................
9
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
...................................................................................
4.1 HASIL
PENELITIAN DAN PEMBAHASAN............................................................10
4.2 MINAT
SISWA DALAM MEMBACA NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER ......................................................................................................................................11
4.3 PENYEBAB
SISWA MEMINATI DAN TIDAK MEMINATI NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER .............................................................................................
BAB V PENUTUP
..................................................................................................................
A. KESIMPULAN............................................................................................................14
B. SARAN........................................................................................................................14
DAFTAR PUSTAKA………………….................…………………………………..........
15
LAMPIRAN…………………………..................…………………………………….…...
16
BAB. I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Seperti yang kita ketahui bahwa karya
sastra di Indonesia sudah mulai digemari orang- orang pada masa kini, termasuk
karya sastra novel. Novel adalah sebuah karya prosa fiksi yang mengangkat
permasalahan yang kompleks yang bersumber dari kehidupan tokoh-tokohnya..
Kita bisa menemukan novel dengan
gaya penulisan yang sangat sulit dipahami atau yang hampir mirip dengan puisi.
Dan ada juga novel yang kita temukan dengan gaya bahasa ringan sebagaimana yang
kita gunakan sehari- hari, selain itu mudah dipahami dan tidak membuat kepala
pusing untuk menertejemahkan maksud perkataannya itu.
Jika kita menemukan bacaan jenis
pertama, maka itulah yang dinamakan novel sastra, dan yang kedua adalah novel
populer. Novel populer sekarang sedang memijaki ambang suksenya. Seperti yang
kita ketahui sudah banyak buku-buku yang berlebel best seller. Itu menjadi bukti bahwa novel populer sudah ada tempat
dihati masyarakat, terkhusus kaum muda. Tapi, sebaliknya dengan novel sastra,
sangat sepi dengan peminat, bisa dikatakan hanya kalangan-kalangan tertentu
saja yang membacanya, seperti orang-orang penggemar sastra atau yang paham akan
sastra saja.
Tapi bagaimana minat membaca kedua
novel itu pada siswa-siswi MAN 1 Kota Bengkulu? Untuk itulah karya tulis ini
dibuat, agar penulis dapat mengetahui tentang minat siswa/siswi MAN 1 Kota
Bengkulu dalam membaca novel sastra dan novel populer.
1.2 RUMUSAN MASALAH
Dengan melihat latar belakang yang
telah di kemukakan, maka beberapa masalah yang dapat penulis rumuskan yang akan
di bahas dalam karya tulis ilmiah ini adalah:
1. Bagaimana minat siswa/siswi dalam
membaca movel sastra dan novel populer ?
2. Apa saja perbedaan novel sastra dan
novel populer ?
3. Apa saja keunggulan dan kelemahan
dari novel sastra dan novel populer ?
1.3 TUJUAN PENELITIAN
Penulisan karya tulis ilmiyah ini
ditujukan untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia. Selain itu karya tulis ini
juga ditujukan untuk mengetahui minat siswa/siswi dalam membaca novel sastra
dan novel populer di MAN 1 Kota Bengkulu.
1.4 MANFAAT PENELITIAN
Manfaat yang diperoleh dari
penelitian ini adalah :
1. Manfaat
Akademik
Hasil penelitian ini diharapkan
dapat memberikan informasi dan menambah wawasan ilmu pengetahuan kepada
pembaca, khususnya siswa/siswi di MAN 1 MODEL BENGKULU.
2. Manfaat
Bagi Pengembangan Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan
dapat memberikan informasi kepada peneliti selanjutnya. Dan kiranya ada
peneliti yang dapat mengembangkan penelitian ini lebih lanjut.
1.5 HIPOTESIS
Adapun hipotesis yang akan penulis kemukakan yakni, sebagian besar
siswa/siswi lebih berminat membaca novel
populer dibanding novel sastra. Sebab novel sastra sulit dimegerti, dikarenakan
menggunakan bahasa yang penuh dengan majas, ditambah pula pengetahuan
siswa/siswi terbatas dalam memahami tema yang diangkat dalam novel sastra,
ataupun kemungkinan lainnya siswa/siswi tidak memiliki novel sastra tersebut.
Sehingga mereka cenderung memilih novel populer. Novel populer mudah dipahami, dikarenakan
menggunakan gaya bahasa yang ringan, dan juga kebanyakan tema yang di angkat dari
kehidupan sehari-hari, misalnya percintaan dan sebagainya. Sehingga siswa/siswi
lebih berminat membaca novel populer.
BAB. II
TINJAUAN PUSTAKA
3.1
DEFINISI
NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER
Novel
sastra adalah sebuah karya prosa fiksi yang mengangkat permasalahan yang
kompleks yang bersumber dari kehidupan tokoh-tokohnya,
yang ditulis dengan menggunakan gaya bahasa sastra, yakni menggunakan bahasa
kiasan seperti metafora, personifikasi, simile, ironi dan lain sebagainya, yang
mana semua itu akan membantu penulis membuat kisah itu menjadi seperti tidak
menyinggung siapa-siapa dan menjadikannya lebih berbobot dan menarik.
Sedangkan novel populer adalah sebuah
karya prosa fiksi yang mengangkat permasalahan yang kompleks yang bersumber dari kehidupan tokoh-tokohnya,
yang ditulis dengan gaya bahasa yang ringan, dan cenderung bersifat menghibur
pembaca, serta tidak terlepas dengan kebudayaan populer yang dipengaruhi pula
oleh (massa) pembaca. Pembaca menjadi hal penting bagi perkembangan novel
populer karena itulah yang menjadi salah satu sifat novel populer yaitu
komersial. Tujuan novel populer sendiri adalah untuk menghibur. Ini pula yang
membuat novel populer disebut novel hiburan.
3.2
PERBEDAAN
NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER
Adapun perbedaan antara novel
populer dan novel sastra adalah novel sastra lebih cenderung membuat pembacanya
berfikir, karena tema yang diangkat biasanya lebih berat dibanding novel
populer yang lebih sering mengangkat tema ringan. Novel sastra biasa mengangkat
tema kehidupan tetapi digambarkan secara abstrak atau dengan kata lain sehingga
membuat pembaca harus berfikir keras maksud dari isi pengarang. Sementara novel
populer lebih banyak bertemakan percintaan dengan gaya bahasa yang digunakan
sehari-hari. Novel populer tidak menutupi apa-apa, semuanya mengalir apa
adanya. Sehingga tidak jarang jika novel populer terlihat lebih vulgar
Selain
tema, yang membedakan novel populer dengan novel sastra antara lain adalah penggunaan bahasa. Bahasa yang digunakan dalam
novel populer adalah bahasa yang aktual. Gaya berbicara, atau pun kata-kata
yang sedang ngetren di masanya sering kali digunakan oleh pengarang novel
populer, sehingga satu buah novel ini bisa dibaca dalam waktu yang sangat
singkat, walaupun lembarannya banyak berkisar 500 halaman. Sedangkan novel
sastra dapat membuat kening berkenyit untuk menerjemahkan maksud kalimat per
kalimat karena penuh majas, metafora dan pemilihan kata yang dirangkai sedemikian
indah oleh penulis. Dan membutuhkan waktu untuk memahaminya, walaupun novelnya
tidak terlalu tebal, hanya berkisar 200 halaman.
3.3
KELEBIHAN
DAN KEKURANGAN NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER
Masing-masing novel tentu memeliki
kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Novel sastra memiliki kelebihan
yakni lebih awet dari gilasan zaman. Novel sastra akan lebih lama dikenang orang ketimbang
novel populer. Contonya novel Siti nurbaya karangan Marah Rusli. Sedangkan
kelemahan novel sastra adalah sedikit disukai orang. Seperti novel sastra yang
fanatik dengan nilai sastra akan sangat jarang disentuh para pembaca pada
umunya. Kecuali orang-orang yang meminati novel sastra.
Adapaun kelebihan novel populer
adalah lebih ramai diminati para pembaca. dunia penerbitan pun memberikan ruang
yang cukup besar terhadap novel populer karena novel populer lebih mengutamakan
minat pembaca, dari segi gaya bahasa, masalah yang diangkat, yang lagi populer
di masyrakat dan lainya. Sehingga wajar
jika novel populer dapat tempat dihati masyarakat. Kelemahan novel populer
adalah cepat dilupakan dan tidak awet bertahan pada pergantian zaman. Karena
khusnya novel populer cenderung selalu berinovasi mencari suatu hal yang baru
untuk dapat menarik hati pembaca.
BAB. III
METODE PENELITIAN
3.1 WAKTU DAN
TEMPAT PENELITIAN
Penelitian
ini dimulai pada tanggal 2 Maret sampai 13 April. Penelitian ini dimulai dari
perumusan masalah, pengumpulan data, pengolahan data, kegiatan lapangan,
pengamatan hingga penulisan hasil penelitian. Penelitian dilakukan di MAN 1 Kota
Bengkulu tepatnya di kelas XI semua jurusan.
3.2 PENGUMPULAN DATA
Adapun
teknik-teknik pada penelitian ini adalah sebagai berikut.
1.
Teknik pengamatan langsung
Pada teknik ini, penulis terjun langsung ke lapangan
untuk mengetahui minat pelajar dalam membaca novel sastra dan novel populer.
2.
Teknik pengumpulan jawaban dengan
angket
Dengan teknik ini dapat dilihat bagaimana minat
pelajar dalam membaca novel sastra dan novel populer. Jawaban dari angket tersebut
diolah dan di sajikan dalam bentuk tabel.
3.
Studi pustaka
Adapun
untuk studi pustaka, penulis mencari informasi yang berhubungan dengan karya
ilmiah mengenai novel sastra dan novel populer ini dari internet. Dengan ini
penulis dapat membuat karya ilmiah menjadi lebih mudah.
3.3 POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN
Populasi penelitian adalah seluruh siswa/siswi kelas XI
MAN 1 MODEL BENGKULU semua jurusan yang terdiri 221 orang. Dari jumlah populasi
tersebut penulis mengambil sampel secara perwakilan dari setiap kelas berjumlah
2-3 orang, jadi sampel nya berjumlah 20 orang.
BAB. IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan angket yang disebarkan
kepada siswa siswi kelas XI Bahasa MAN 1
MODEL Bengkulu, hasilnya dapat disajikan
dalam bentuk tabel, sebagaimana berikut :
No
|
VARIABEL
|
FREKUENSI
|
PERSENTASE
|
1
|
Kesulitan
dalam membaca novel sastra
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
18
|
90%
|
|
Tidak
|
2
|
10%
|
|
2
|
Tidak
merasa kesulitan membaca novel populer
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
3
|
15%
|
|
Tidak
|
17
|
85%
|
|
3
|
Memiliki
koleksi novel sastra
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
3
|
15%
|
|
Tidak
|
17
|
85%
|
|
4
|
Memiliki
koleksi novel populer
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
13
|
65%
|
|
Tidak
|
7
|
35%
|
|
5
|
Termasuk
orang yang berminat dengan novel sastra
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
8
|
40%
|
|
Tidak
|
12
|
60%
|
|
6
|
Termasuk
orang yang berminat dengan novel populer
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
17
|
85%
|
|
Tidak
|
3
|
15%
|
|
7
|
Novel
sastra penuh dengan gaya bahasa yang menggunakan majas
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
20
|
100%
|
|
Tidak
|
-
|
-
|
|
8
|
Novel
populer lebih cenderung menggunakan gaya bahasa yang ringan sebagaimana yang
digunakan dalam kehidupan sehari-hari
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
20
|
100%
|
|
Tidak
|
-
|
-
|
|
9
|
Tema
yang digunakan pada novel sastra bersifat berat dan lebih cenderung membuat
orang berfikir
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
18
|
90%
|
|
Tidak
|
2
|
10%
|
|
10
|
Tema
yang digunakan pada novel populer bersifat ringan karena cenderung membuat
orang terhibur dan mudah memahaminya
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
19
|
95%
|
|
Tidak
|
1
|
5%
|
|
11
|
Novel sastra
lebih awet dari perkembangan zaman
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
19
|
95%
|
|
Tidak
|
1
|
5%
|
|
12
|
Novel populer
cepat dilupakan dan tidak bertahan pada pergantian zaman
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
12
|
60%
|
|
Tidak
|
8
|
40%
|
|
13
|
Novel sastra
memiliki jumlah halaman yang sedikit, tapi sulit diselesaikan karena sulit
memahaminya
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
17
|
85%
|
|
Tidak
|
3
|
15%
|
|
14
|
Novel populer
bisa diselesaikan dalam kurun waktu yang singkat walaupun jumlah halamanya
banyak, karena mudah dalam memahaminya
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
19
|
95%
|
|
Tidak
|
1
|
5%
|
|
15
|
Lebih sulit
menulis novel sastra dibanding novel populer
|
n : 20
|
100%
|
Ya
|
20
|
100%
|
|
Tidak
|
-
|
-
|
Berdasarkan tabel di atas diketahui
bahwa dari 20 sampel yang diambil, dapat diketahui 90% yang merasa kesulitan dalam
memahami novel sastra, dan 10% yang tidak merasa kesulitan memahami novel
sastra. Sedangkan dalam membaca novel populer terdapat 15% yang kesulitan dalam
memahaminya dan 85% yang tidak kesulitan dalam membaca novel populer.
Dari masalah mengenai mengoleksi
novel, dapat diketahui ada 15% yang mengoleksi novel sastra, dan 85% yang tidak
mengoleksi novel sastra. Sedangkan yang mengoleksi novel populer ada 65% , dan yang tidak mengoleksi novel
populer ada 35%.
Untuk yang minat terhadap novel
sastra diketahui ada 40%, dan yang tidak minat terhadap novel sastra ada 60%.
Sedangkan yang berminat terhadap novel populer diketahui ada 85%, dan yang
tidak berminat terhadap novel populer sekitar 15%.
Dari peryataan yang mengungkapkan
bahwa novel sastra penuh dengan gaya bahasa yang menggunakan majas, diketahui
ada 100% yang mengatakan setuju.
Sedangkan untuk pernyataan yang
mengungkapkan bahwa novel populer lebih cenderung menggunakan gaya bahasa yang
ringan sebagaimana yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari,diketahui ada 100%
pula yang menyatakan setuju.
Untuk peryataan yang menyakatan
bahwa tema yang digunakan pada novel sastra bersifat berat dan lebih cenderung
membuat orang berfikir. Diketahui ada 90% yang setuju dengan peryataan itu dan
ada 10% yang tidak menyutujuinya.
Dari peryataan yang menyatakan,
tema yang digunakan pada novel populer bersifat ringan karena cenderung membuat
orang terhibur dan mudah memahaminya. Ada sekitar 95% yang menyutujuinya dan
sekitar 5% yang tidak menyetujuinya.
Dan dari peryataan yang menyatakan
bahwa novel sastra lebih awet dari perkembangan zaman. Diketahui dari hasil
data diatas bahwa 95% yang menyatakan setuju, dan 5% yang tidak setuju.
Sedangkan pernyataan yang
menyatakan bahwa novel populer cepat dilupakan dan tidak bertahan pada
pergantian zaman. Ada sekitar 60% yang menyetujuinya, dan 4%yang tidak
menyetujuinya.
Dari pernyataan yang disebutkan
diatas bahwa novel sastra memiliki jumlah halaman yang sedikit, tapi sulit
diselesaikan karena sulit memahaminya. Ada sekitar 85% yang setuju dengan
pernyataan tersebut, dan ada 15% yang tidak menyetujuinya.
Untuk pernyataan novel populer bisa
diselesaikan dalam kurun waktu yang singkat walaupun jumlah halamanya banyak,
karena mudah dalam memahaminya. Dari pernyataan tersebut ada sekitar 95% yang menyetujuinya, dan ada sekitar 5%
yang tidak menyetujuinya.
Dan yang terakhir untuk pernyataan yang menyatakan bahwa
dilihat dari segi kesulitan dalam menulis, novel sastra lebih sulit dibanding
penulisan novel populer. Dan 100% yang menyetujuinya.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa novel
sastra lebih sulit dipahami dari pada novel populer. Karena hal itu membuat
siswa/siswi sedikit yang meminati novel sastra, dan begitupun juga dalam hal mengoleksinya.
Dan sebaliknya novel populer mudah dipahami dari pada novel sastra, sehingga
banyak diminati dan dikoleksi oleh siswa/siswi.
4.2 MINAT SISWA DALAM MEMBACA NOVEL
SASTRA
Setelah
dilakukan penelitian pada siswa/siswi kelas XI MAN 1 Kota Bengkulu. Dapat diketahui
bahwa ada sekitar 85% yang menyukai novel populer, sedangkan yang tidak menyukai
ada 15%. Dan hanya 40% yang menyukai novel sastra, sedangkan yang tidak
menyukai sekitar 60%. Jadi, dapat kita ketahui bahwa siswa/siswi kelas XI MAN 1
Kota Bengkulu lebih berminat untuk membaca novel populer ketimbang membaca
novel sastra.
4.3 PENYEBAB SISWA MEMINATI DAN TIDAK
MEMINATI NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER
Setelah
penulis melakukan penelitian di tiap kelas XI semua jurusan. Dapat diketahui
penyebab siswa/siswi meminati novel populer yaitu, karena novel populer mudah
dipahami, selain itu tema yang diangkat juga ringan dan kebanyakan identik
dengan percintaan dan motivasi, dan itu diminati para remaja. Jadi wajar jika
novel populer banyak diminati oleh siswa/siswi. Sedangkan penyebab bagi yang
tidak menyukai novel populer adalah karena jumlah halamannya yang lumayan
banyak membuat pembaca bosan dan novel populer cenderung vulgar, untuk
mengungakapkan atau mengatakan sesuatu, karena novel populer jarang yang
menggunakan majas, sehingga semuanya terasa transparan.
Adapun
penyebab novel sastra diminati adalah karena gaya bahasa yang digunakan nya itu
penuh dengan majas dan pemilihan kata yang dirangkai begitu indah, yang
menjadikannya tidak berkesan vulgar. Untuk siswa/siswi yang menyukai sastra
mereka pasti berminat dalam membacanya. Adapun penyebab yang membuat novel
sastra ini tidak minati adalah karena sulit dipahami, seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa
novel sastra menggunakan majas dan ini di anggap indah hanya pada kalangan yang
menyukai sastra dan mengerti akan sastra, dan bagi kalangan yang tidak memahami
ataupun mengerti terkhusus siswa/siswi yang pengetahuan dan pemahan akan sastra
kurang, akan menjadikan hal itu point yang membuat meraka kurang berminat,
karena mereka menilai itulah yang membuat novel sastra terkesan sulit dipahami.
BAB. V
PENUTUP
5.1 KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian tentang minat
siswa/siswi dalam membaca novel sastra dan novel populet yang dilakukan di MAN
1 MODEL BENGKULU diperoleh beberapa kesimpulan yaitu :
1. Novel
populer lebih banyak diminati siswa/siswi kelas XI MAN 1 Kota Bengkulu dibanding
novel sastra.
2. Perbedaan
novel sastra antara novel populer yaitu, pada tema yang diangkat biasanya lebih
berat dibanding novel populer yang lebih sering mengangkat tema ringan, gaya
bahasanya penuh dengan majas sehingga membutuhkan waktu untuk memahaminya,
walaupun novelnya tidak terlalu tebal, hanya berkisar 200 halaman. Berbeda
dengan novel populer yang menggunakan gaya bahasa sehari-hari yang mejadikannya
mudah dipahami sehingga satu buah novel ini bisa dibaca dalam waktu yang sangat
singkat, walaupun lembarannya banyak berkisar 500 halaman.
3. Keunggulan
dan kelemahan antara novel sastra dan novel populer. Novel sastra memiliki
kelebihan yakni lebih awet dari gilasan zaman, lebih lama dikenang orang
ketimbang novel populer. Sedangkan kelemahannya adalah sedikit disukai orang,
bisa dikatakan hanya kalangan tertentu saja yang menyukai novel sastra ini.
Adapun kelebihan novel populer adalah
ramai diminati para pembaca, karena semua kalangan bisa menikmati novel ini.
Sedangkan kelemahannya adalah cepat dilupakan dan tidak bertahan pada
pergantian zaman, karena khusnya novel populer cenderung selalu berinovasi mencari
suatu hal yang baru yang dapat menarik hati pembaca.
5.2 SARAN
Berdasarkan hasil yang diperoleh
penulis dalam pembuatan karya ilmiyah ini , penulis mengharapkan kepada para
pembaca khususnya siswa/siswi MAN 1 Kota Bengkulu dalam membaca karya sastra terkadang
juga adanya perlu pengetahuan tentang politik, budaya dan lain sebagainya dalam
membaca kaya sastra. Karena jika kita ingin menikmati sebuah karya secara
sungguh-sungguh dan baik, juga diperlukan seperangkat pengetahuan akan karya
sastra. Tanpa pengetahuan yang cukup, penikmatan akan sebuah karya hanya
bersifat dangkal dan sepintas karena kurangnya pemahaman yang tepat, khususnya
dalam membaca novel sastra, tapi tidak menutup kemungkinan juga dalam membaca novel populer.
DAFTAR
PUSTAKA
Angket
Karya Tulis Ilmiah
Minat
Siswa/siswi MAN 1 Model Kota Bengkulu dalam Membaca Novel Sastra
dan
Novel Populer
Jawablah pertanyaan berikut dengan cara menyilang
salah satu jawaban yang sesuai dengan fakta dan yang kamu setujui (X)
1. Apakah
anda merasa kesulitan memahami novel sastra ?
a. Ya
b. Tidak
2. Apakah
anda merasa kesulitan memahami novel populer ?
a. Ya
b. Tidak
3. Apakah
anda memliki koleksi novel sastra ?
a. Ya
b. Tidak
4. Apakah
anda memiliki koleksi novel populer ?
a. Ya
b. Tidak
5. Apakah
anda termasuk orang yang berminat dengan novel sastra ?
a. Ya
b. Tidak
6. Apakah
anda termasuk orang yang berminat dengan novel populer ?
a. Ya
b. Tidak
7. Novel
sastra penuh dengan gaya bahasa yang menggunakan majas
a. Ya
b. Tidak
8. Novel
populer lebih cenderung menggunakan gaya bahasa yang ringan sebagaimana yang
digunakan dalam kehidupan sehari-hari
a. Ya
b. Tidak
9. Tema
yang digunakan pada novel sastra bersifat berat dan lebih cenderung membuat
orang berfikir
a. Ya
b. Tidak
10. Tema
yang digunakan pada novel populer bersifat ringan karena cenderung membuat
orang terhibur dan mudah memahaminya
a. Ya
b. Tidak
11. Novel
sastra lebih awet dari perkembangan zaman
a. Ya
b. Tidak
12. Novel
populer cepat dilupakan dan tidak awet bertahan pada pergantian zaman
a. Ya
b. Tidak
13. Untuk
membaca novel sastra perlu menghabiskan waktu yang banyak untuk
menyelesaikannya, karena sulit dalam memahaminya, walaupun memiliki jumlah halaman yang sedikit
a. Ya
b. Tidak
14. Novel
populer bisa diselesaikan dalam kurun waktu yang singkat walaupun jumlah
halamanya banyak, karena mudah dalam memahaminya
a. Ya
b. Tidak
15. Lebih
sulit menulis novel sastra dibanding novel populer
a. Ya
b. Tidak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar