Kamis, 07 Agustus 2014

Karya Tulis Ilmiah



KARYA TULIS ILMIAH



“MINAT KELAS XI BAHASA DALAM MEMBACA NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER”





Disusun Oleh :

GUSTIN JUNA SAPUTRI
XI Bahasa
NIS: 6592
NISN: 9961000229




KEMENTRIAN AGAMA
MANDRASAH ALIYAH NEGERI 1 MODEL BENGKULU
Jln. Cimanuk km. 6,5 telp. (0736)21854 Bengkulu


KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr. wb.
Puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas kehendak-Nyalah karya ilmiah ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya.
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk memenuhi tugas pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Selain untuk memenuhi tugas pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, tujuan karya ilmiah ini adalah untuk mengetahui minat siswa dalam membaca novel sastra dan novel populer.
Dalam penyelesaian karya ilmiah ini, penulis banyak mengalami kesulitan, terutama disebabkan oleh kurangnya ilmu pengetahuan. Namun, berkat bimbingan dari berbagai pihak, akhirnya karya ilmiah ini dapat diselesaikan, walaupun masih banyak kekurangnnya. Oleh karena itu, sepantasnya jika penulis mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing yang tidak bosan-bosanya memberikan arahan kepada penulis, kemudian kedua orang tua yang banyak memberikan dukungannya. Serta teman-teman yang membantu penulis dalam kesulitan membuat karya ilmiah.
Penulis menyadari, sebagai seorang pelajar yang pengetahuannya belum seberapa dan masih perlu banyak belajar dalam penulisan karya ilmiah, bahwa karya ilmiah ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang positif agar karya ilmiah menjadi lebih baik dan berdaya guna di masa yang akan datang.
Harapan penulis, mudah-mudahan karya ilmiah yang sederhana dan banyak kekurangan ini bisa memberi pengetahuan lebih untuk mengetahui minat baca siswa pada novel sastra dan novel populer ini.
Wassalamulaikum wr. wb.

Bengkulu, 2 Maret 2013

PENULIS













DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL................................................................................................................ i
KATA PENGANTAR……………………………………………...................……………. ii
DAFTAR ISI……………………………………………………...................……………… iv
BAB I PENDAHULUAN ..........................................................................................................
1.1 LATAR BELAKANG................................................................................................... 1
1.2 RUMUSAN MASALAH...............................................................................................2
1.3 TUJUAN PENELITIAN............................................................................................... 2
1.4 MANFAAT PENELITIAN.............................................................................................
1.5 HIPOTESIS................................................................................................................... 3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ..............................................................................................
2.1  DEFINISI SASTRA LAMA .........................................................................................4
2.2  PERBEDAAN NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER SEKARANG ........................................................................................................................................6
2.3  KLEBIHAN DAN KEKURANGAN NOVEL SASTRA  ............................................
BAB III METODE PENELITIAN ..........................................................................................
3.1  WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN..................................................................... 8
3.2  PENGUMPULAN DATA............................................................................................  8
3.3  POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN................................................................  9
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ...................................................................................
4.1  HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN............................................................10
4.2  MINAT SISWA DALAM MEMBACA NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER   ......................................................................................................................................11
4.3  PENYEBAB SISWA MEMINATI DAN TIDAK MEMINATI NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER .............................................................................................


BAB V PENUTUP ..................................................................................................................
A.    KESIMPULAN............................................................................................................14
B.     SARAN........................................................................................................................14
DAFTAR PUSTAKA………………….................………………………………….......... 15
LAMPIRAN…………………………..................…………………………………….…... 16
























BAB. I
PENDAHULUAN



1.1  LATAR BELAKANG

Seperti yang kita ketahui bahwa karya sastra di Indonesia sudah mulai digemari orang- orang pada masa kini, termasuk karya sastra novel. Novel adalah sebuah karya prosa fiksi yang mengangkat permasalahan yang kompleks yang bersumber dari kehidupan tokoh-tokohnya..
Kita bisa menemukan novel dengan gaya penulisan yang sangat sulit dipahami atau yang hampir mirip dengan puisi. Dan ada juga novel yang kita temukan dengan gaya bahasa ringan sebagaimana yang kita gunakan sehari- hari, selain itu mudah dipahami dan tidak membuat kepala pusing untuk menertejemahkan maksud perkataannya itu.
Jika kita menemukan bacaan jenis pertama, maka itulah yang dinamakan novel sastra, dan yang kedua adalah novel populer. Novel populer sekarang sedang memijaki ambang suksenya. Seperti yang kita ketahui sudah banyak buku-buku yang berlebel best seller. Itu menjadi bukti bahwa novel populer sudah ada tempat dihati masyarakat, terkhusus kaum muda. Tapi, sebaliknya dengan novel sastra, sangat sepi dengan peminat, bisa dikatakan hanya kalangan-kalangan tertentu saja yang membacanya, seperti orang-orang penggemar sastra atau yang paham akan sastra saja.
Tapi bagaimana minat membaca kedua novel itu pada siswa-siswi MAN 1 Kota Bengkulu? Untuk itulah karya tulis ini dibuat, agar penulis dapat mengetahui tentang minat siswa/siswi MAN 1 Kota Bengkulu dalam membaca novel sastra dan novel populer.





1.2  RUMUSAN MASALAH
Dengan melihat latar belakang yang telah di kemukakan, maka beberapa masalah yang dapat penulis rumuskan yang akan di bahas dalam karya tulis ilmiah ini adalah:
1.      Bagaimana minat siswa/siswi dalam membaca movel sastra dan novel populer ?
2.      Apa saja perbedaan novel sastra dan novel populer ?
3.      Apa saja keunggulan dan kelemahan dari novel sastra dan novel populer ?

1.3  TUJUAN PENELITIAN
Penulisan karya tulis ilmiyah ini ditujukan untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia. Selain itu karya tulis ini juga ditujukan untuk mengetahui minat siswa/siswi dalam membaca novel sastra dan novel populer di MAN 1 Kota Bengkulu.
1.4  MANFAAT PENELITIAN

Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah :
1.      Manfaat Akademik
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan menambah wawasan ilmu pengetahuan kepada pembaca, khususnya siswa/siswi di MAN 1 MODEL BENGKULU.
2.      Manfaat Bagi Pengembangan Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada peneliti selanjutnya. Dan kiranya ada peneliti yang dapat mengembangkan penelitian ini lebih lanjut.



1.5  HIPOTESIS

Adapun hipotesis yang akan penulis kemukakan yakni, sebagian besar siswa/siswi  lebih berminat membaca novel populer dibanding novel sastra. Sebab novel sastra sulit dimegerti, dikarenakan menggunakan bahasa yang penuh dengan majas, ditambah pula pengetahuan siswa/siswi terbatas dalam memahami tema yang diangkat dalam novel sastra, ataupun kemungkinan lainnya siswa/siswi tidak memiliki novel sastra tersebut. Sehingga mereka cenderung memilih novel populer. Novel populer mudah dipahami, dikarenakan menggunakan gaya bahasa yang ringan, dan juga kebanyakan tema yang di angkat dari kehidupan sehari-hari, misalnya percintaan dan sebagainya. Sehingga siswa/siswi lebih berminat membaca novel populer.






















BAB. II
TINJAUAN PUSTAKA



3.1            DEFINISI NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER

     Novel sastra adalah sebuah karya prosa fiksi yang mengangkat permasalahan yang kompleks yang bersumber dari kehidupan tokoh-tokohnya, yang ditulis dengan menggunakan gaya bahasa sastra, yakni menggunakan bahasa kiasan seperti metafora, personifikasi, simile, ironi dan lain sebagainya, yang mana semua itu akan membantu penulis membuat kisah itu menjadi seperti tidak menyinggung siapa-siapa dan menjadikannya lebih berbobot dan menarik.
Sedangkan novel populer adalah sebuah karya prosa fiksi yang mengangkat permasalahan yang kompleks yang bersumber dari kehidupan tokoh-tokohnya, yang ditulis dengan gaya bahasa yang ringan, dan cenderung bersifat menghibur pembaca, serta tidak terlepas dengan kebudayaan populer yang dipengaruhi pula oleh (massa) pembaca. Pembaca menjadi hal penting bagi perkembangan novel populer karena itulah yang menjadi salah satu sifat novel populer yaitu komersial. Tujuan novel populer sendiri adalah untuk menghibur. Ini pula yang membuat novel populer disebut novel hiburan.

3.2            PERBEDAAN NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER
           
            Adapun perbedaan antara novel populer dan novel sastra adalah novel sastra lebih cenderung membuat pembacanya berfikir, karena tema yang diangkat biasanya lebih berat dibanding novel populer yang lebih sering mengangkat tema ringan. Novel sastra biasa mengangkat tema kehidupan tetapi digambarkan secara abstrak atau dengan kata lain sehingga membuat pembaca harus berfikir keras maksud dari isi pengarang. Sementara novel populer lebih banyak bertemakan percintaan dengan gaya bahasa yang digunakan sehari-hari. Novel populer tidak menutupi apa-apa, semuanya mengalir apa adanya. Sehingga tidak jarang jika novel populer terlihat lebih vulgar

     Selain tema, yang membedakan novel populer dengan novel sastra antara lain adalah  penggunaan bahasa. Bahasa yang digunakan dalam novel populer adalah bahasa yang aktual. Gaya berbicara, atau pun kata-kata yang sedang ngetren di masanya sering kali digunakan oleh pengarang novel populer, sehingga satu buah novel ini bisa dibaca dalam waktu yang sangat singkat, walaupun lembarannya banyak berkisar 500 halaman. Sedangkan novel sastra dapat membuat kening berkenyit untuk menerjemahkan maksud kalimat per kalimat karena penuh majas, metafora dan pemilihan kata yang dirangkai sedemikian indah oleh penulis. Dan membutuhkan waktu untuk memahaminya, walaupun novelnya tidak terlalu tebal, hanya berkisar 200 halaman.

3.3            KELEBIHAN DAN KEKURANGAN NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER

            Masing-masing novel tentu memeliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Novel sastra memiliki kelebihan yakni lebih awet dari gilasan zaman. Novel sastra  akan lebih lama dikenang orang ketimbang novel populer. Contonya novel Siti nurbaya karangan Marah Rusli. Sedangkan kelemahan novel sastra adalah sedikit disukai orang. Seperti novel sastra yang fanatik dengan nilai sastra akan sangat jarang disentuh para pembaca pada umunya. Kecuali orang-orang yang meminati novel sastra.

            Adapaun kelebihan novel populer adalah lebih ramai diminati para pembaca. dunia penerbitan pun memberikan ruang yang cukup besar terhadap novel populer karena novel populer lebih mengutamakan minat pembaca, dari segi gaya bahasa, masalah yang diangkat, yang lagi populer di masyrakat dan lainya.  Sehingga wajar jika novel populer dapat tempat dihati masyarakat. Kelemahan novel populer adalah cepat dilupakan dan tidak awet bertahan pada pergantian zaman. Karena khusnya novel populer cenderung selalu berinovasi mencari suatu hal yang baru untuk dapat menarik hati pembaca.




BAB. III
METODE PENELITIAN


3.1 WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN

Penelitian ini dimulai pada tanggal 2 Maret sampai 13 April. Penelitian ini dimulai dari perumusan masalah, pengumpulan data, pengolahan data, kegiatan lapangan, pengamatan hingga penulisan hasil penelitian. Penelitian dilakukan di MAN 1 Kota Bengkulu tepatnya di kelas XI semua jurusan.

3.2 PENGUMPULAN DATA
Adapun teknik-teknik pada penelitian ini adalah sebagai berikut.
1.    Teknik pengamatan langsung
Pada teknik ini, penulis terjun langsung ke lapangan untuk mengetahui minat pelajar dalam membaca novel sastra dan novel populer.
2.    Teknik pengumpulan jawaban dengan angket
Dengan teknik ini dapat dilihat bagaimana minat pelajar dalam membaca novel sastra dan novel populer. Jawaban dari angket tersebut diolah dan di sajikan dalam bentuk tabel.
3.    Studi pustaka
Adapun untuk studi pustaka, penulis mencari informasi yang berhubungan dengan karya ilmiah mengenai novel sastra dan novel populer ini dari internet. Dengan ini penulis dapat membuat karya ilmiah menjadi lebih mudah.



3.3  POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN
Populasi penelitian adalah seluruh siswa/siswi kelas XI MAN 1 MODEL BENGKULU semua jurusan yang terdiri 221 orang. Dari jumlah populasi tersebut penulis mengambil sampel secara perwakilan dari setiap kelas berjumlah 2-3 orang, jadi sampel nya berjumlah 20 orang.

















BAB. IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1  HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan angket yang disebarkan kepada siswa siswi kelas XI Bahasa  MAN 1 MODEL  Bengkulu, hasilnya dapat disajikan dalam bentuk tabel, sebagaimana berikut :

No
VARIABEL
FREKUENSI
PERSENTASE
1
Kesulitan dalam membaca novel sastra
n : 20
100%
Ya
18
90%
Tidak
2
10%
2
Tidak merasa kesulitan membaca novel populer
n : 20
100%
Ya
3
15%
Tidak
17
85%
3
Memiliki koleksi novel sastra
n : 20
100%
Ya
3
15%
Tidak
17
85%
4
Memiliki koleksi novel populer
n : 20
100%
Ya
13
65%
Tidak
7
35%
5
Termasuk orang yang berminat dengan novel sastra
n : 20
100%
Ya
8
40%
Tidak
12
60%
6
Termasuk orang yang berminat dengan novel populer
n : 20
100%
Ya
17
85%
Tidak
3
15%
7
Novel sastra penuh dengan gaya bahasa yang menggunakan majas
n : 20
100%
Ya
20
100%
Tidak
-
-
8
Novel populer lebih cenderung menggunakan gaya bahasa yang ringan sebagaimana yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari
n : 20
100%
Ya
20
100%
Tidak
-
-
9
Tema yang digunakan pada novel sastra bersifat berat dan lebih cenderung membuat orang berfikir
n : 20
100%
Ya
18
90%
Tidak
2
10%
10

Tema yang digunakan pada novel populer bersifat ringan karena cenderung membuat orang terhibur dan mudah memahaminya
n : 20
100%
Ya
19
95%
Tidak
1
5%
11
Novel sastra lebih awet dari perkembangan zaman
n : 20
100%
Ya
19
95%
Tidak
1
5%
12
Novel populer cepat dilupakan dan tidak bertahan pada pergantian zaman
n : 20
100%
Ya
12
60%
Tidak
8
40%
13
Novel sastra memiliki jumlah halaman yang sedikit, tapi sulit diselesaikan karena sulit memahaminya
n : 20
100%
Ya
17
85%
Tidak
3
15%
14
Novel populer bisa diselesaikan dalam kurun waktu yang singkat walaupun jumlah halamanya banyak, karena mudah dalam memahaminya
n : 20
100%
Ya
19
95%
Tidak
1
5%
15
Lebih sulit menulis novel sastra dibanding novel populer
n : 20
100%
Ya
20
100%
Tidak
-
-

Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa dari 20 sampel yang diambil, dapat diketahui 90% yang merasa kesulitan dalam memahami novel sastra, dan 10% yang tidak merasa kesulitan memahami novel sastra. Sedangkan dalam membaca novel populer terdapat 15% yang kesulitan dalam memahaminya dan 85% yang tidak kesulitan dalam membaca novel populer.
Dari masalah mengenai mengoleksi novel, dapat diketahui ada 15% yang mengoleksi novel sastra, dan 85% yang tidak mengoleksi novel sastra. Sedangkan yang mengoleksi novel populer  ada 65% , dan yang tidak mengoleksi novel populer ada 35%.
Untuk yang minat terhadap novel sastra diketahui ada 40%, dan yang tidak minat terhadap novel sastra ada 60%. Sedangkan yang berminat terhadap novel populer diketahui ada 85%, dan yang tidak berminat terhadap novel populer sekitar 15%.
Dari peryataan yang mengungkapkan bahwa novel sastra penuh dengan gaya bahasa yang menggunakan majas, diketahui ada 100% yang mengatakan setuju.
Sedangkan untuk pernyataan yang mengungkapkan bahwa novel populer lebih cenderung menggunakan gaya bahasa yang ringan sebagaimana yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari,diketahui ada 100% pula yang menyatakan setuju.
Untuk peryataan yang menyakatan bahwa tema yang digunakan pada novel sastra bersifat berat dan lebih cenderung membuat orang berfikir. Diketahui ada 90% yang setuju dengan peryataan itu dan ada 10% yang tidak menyutujuinya.
Dari peryataan yang menyatakan, tema yang digunakan pada novel populer bersifat ringan karena cenderung membuat orang terhibur dan mudah memahaminya. Ada sekitar 95% yang menyutujuinya dan sekitar 5% yang tidak menyetujuinya.
Dan dari peryataan yang menyatakan bahwa novel sastra lebih awet dari perkembangan zaman. Diketahui dari hasil data diatas bahwa 95% yang menyatakan setuju, dan 5% yang tidak setuju.
Sedangkan pernyataan yang menyatakan bahwa novel populer cepat dilupakan dan tidak bertahan pada pergantian zaman. Ada sekitar 60% yang menyetujuinya, dan 4%yang tidak menyetujuinya.
Dari pernyataan yang disebutkan diatas bahwa novel sastra memiliki jumlah halaman yang sedikit, tapi sulit diselesaikan karena sulit memahaminya. Ada sekitar 85% yang setuju dengan pernyataan tersebut, dan ada 15% yang tidak menyetujuinya.
Untuk pernyataan novel populer bisa diselesaikan dalam kurun waktu yang singkat walaupun jumlah halamanya banyak, karena mudah dalam memahaminya. Dari pernyataan tersebut ada sekitar  95% yang menyetujuinya, dan ada sekitar 5% yang tidak menyetujuinya.
Dan yang terakhir  untuk pernyataan yang menyatakan bahwa dilihat dari segi kesulitan dalam menulis, novel sastra lebih sulit dibanding penulisan novel populer. Dan 100% yang menyetujuinya.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa novel sastra lebih sulit dipahami dari pada novel populer. Karena hal itu membuat siswa/siswi sedikit yang meminati novel sastra, dan begitupun juga dalam hal mengoleksinya. Dan sebaliknya novel populer mudah dipahami dari pada novel sastra, sehingga banyak diminati dan dikoleksi oleh siswa/siswi.

4.2  MINAT SISWA DALAM MEMBACA NOVEL SASTRA 
Setelah dilakukan penelitian pada siswa/siswi kelas XI MAN 1 Kota Bengkulu. Dapat diketahui bahwa ada sekitar 85% yang menyukai novel populer, sedangkan yang tidak menyukai ada 15%. Dan hanya 40% yang menyukai novel sastra, sedangkan yang tidak menyukai sekitar 60%. Jadi, dapat kita ketahui bahwa siswa/siswi kelas XI MAN 1 Kota Bengkulu lebih berminat untuk membaca novel populer ketimbang membaca novel sastra.
4.3  PENYEBAB SISWA MEMINATI DAN TIDAK MEMINATI NOVEL SASTRA DAN NOVEL POPULER
Setelah penulis melakukan penelitian di tiap kelas XI semua jurusan. Dapat diketahui penyebab siswa/siswi meminati novel populer yaitu, karena novel populer mudah dipahami, selain itu tema yang diangkat juga ringan dan kebanyakan identik dengan percintaan dan motivasi, dan itu diminati para remaja. Jadi wajar jika novel populer banyak diminati oleh siswa/siswi. Sedangkan penyebab bagi yang tidak menyukai novel populer adalah karena jumlah halamannya yang lumayan banyak membuat pembaca bosan dan novel populer cenderung vulgar, untuk mengungakapkan atau mengatakan sesuatu, karena novel populer jarang yang menggunakan majas, sehingga semuanya terasa transparan.
Adapun penyebab novel sastra diminati adalah karena gaya bahasa yang digunakan nya itu penuh dengan majas dan pemilihan kata yang dirangkai begitu indah, yang menjadikannya tidak berkesan vulgar. Untuk siswa/siswi yang menyukai sastra mereka pasti berminat dalam membacanya. Adapun penyebab yang membuat novel sastra ini tidak minati adalah karena sulit dipahami,  seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa novel sastra menggunakan majas dan ini di anggap indah hanya pada kalangan yang menyukai sastra dan mengerti akan sastra, dan bagi kalangan yang tidak memahami ataupun mengerti terkhusus siswa/siswi yang pengetahuan dan pemahan akan sastra kurang, akan menjadikan hal itu point yang membuat meraka kurang berminat, karena mereka menilai itulah yang membuat novel sastra terkesan sulit dipahami.
BAB. V
PENUTUP


5.1 KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian tentang minat siswa/siswi dalam membaca novel sastra dan novel populet yang dilakukan di MAN 1 MODEL BENGKULU diperoleh beberapa kesimpulan yaitu :
1.    Novel populer lebih banyak diminati siswa/siswi kelas XI MAN 1 Kota Bengkulu dibanding novel sastra.

2.    Perbedaan novel sastra antara novel populer yaitu, pada tema yang diangkat biasanya lebih berat dibanding novel populer yang lebih sering mengangkat tema ringan, gaya bahasanya penuh dengan majas sehingga membutuhkan waktu untuk memahaminya, walaupun novelnya tidak terlalu tebal, hanya berkisar 200 halaman. Berbeda dengan novel populer yang menggunakan gaya bahasa sehari-hari yang mejadikannya mudah dipahami sehingga satu buah novel ini bisa dibaca dalam waktu yang sangat singkat, walaupun lembarannya banyak berkisar 500 halaman.

3.    Keunggulan dan kelemahan antara novel sastra dan novel populer. Novel sastra memiliki kelebihan yakni lebih awet dari gilasan zaman, lebih lama dikenang orang ketimbang novel populer. Sedangkan kelemahannya adalah sedikit disukai orang, bisa dikatakan hanya kalangan tertentu saja yang menyukai novel sastra ini. Adapun kelebihan novel  populer adalah ramai diminati para pembaca, karena semua kalangan bisa menikmati novel ini. Sedangkan kelemahannya adalah cepat dilupakan dan tidak bertahan pada pergantian zaman, karena khusnya novel populer cenderung selalu berinovasi mencari suatu hal yang baru yang dapat menarik hati pembaca.
5.2 SARAN
Berdasarkan hasil yang diperoleh penulis dalam pembuatan karya ilmiyah ini , penulis mengharapkan kepada para pembaca khususnya siswa/siswi MAN 1 Kota Bengkulu dalam membaca karya sastra terkadang juga adanya perlu pengetahuan tentang politik, budaya dan lain sebagainya dalam membaca kaya sastra. Karena jika kita ingin menikmati sebuah karya secara sungguh-sungguh dan baik, juga diperlukan seperangkat pengetahuan akan karya sastra. Tanpa pengetahuan yang cukup, penikmatan akan sebuah karya hanya bersifat dangkal dan sepintas karena kurangnya pemahaman yang tepat, khususnya dalam membaca novel sastra, tapi tidak menutup kemungkinan juga dalam  membaca novel populer.













DAFTAR PUSTAKA

















Angket Karya Tulis Ilmiah
Minat Siswa/siswi MAN 1 Model Kota Bengkulu dalam Membaca Novel Sastra
dan Novel Populer

Jawablah pertanyaan berikut dengan cara menyilang salah satu jawaban yang sesuai dengan fakta dan yang kamu setujui (X)

1.      Apakah anda merasa kesulitan memahami novel sastra ?
a.       Ya
b.      Tidak

2.      Apakah anda merasa kesulitan memahami novel populer ?
a.       Ya
b.      Tidak

3.      Apakah anda memliki koleksi novel sastra ?
a.       Ya
b.      Tidak

4.      Apakah anda memiliki koleksi novel populer ?
a.       Ya
b.      Tidak

5.      Apakah anda termasuk orang yang berminat dengan novel sastra ?
a.       Ya
b.      Tidak

6.      Apakah anda termasuk orang yang berminat dengan novel populer ?
a.       Ya
b.      Tidak

7.      Novel sastra penuh dengan gaya bahasa yang menggunakan majas
a.       Ya
b.      Tidak

8.      Novel populer lebih cenderung menggunakan gaya bahasa yang ringan sebagaimana yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari
a.       Ya
b.      Tidak

9.      Tema yang digunakan pada novel sastra bersifat berat dan lebih cenderung membuat orang berfikir
a.       Ya
b.      Tidak

10.  Tema yang digunakan pada novel populer bersifat ringan karena cenderung membuat orang terhibur dan mudah memahaminya
a.       Ya
b.      Tidak

11.  Novel sastra lebih awet dari perkembangan zaman
a.       Ya
b.      Tidak

12.  Novel populer cepat dilupakan dan tidak awet bertahan pada pergantian zaman
a.       Ya
b.      Tidak

13.  Untuk membaca novel sastra perlu menghabiskan waktu yang banyak untuk menyelesaikannya, karena sulit dalam memahaminya, walaupun  memiliki jumlah halaman yang sedikit
a.       Ya
b.      Tidak

14.  Novel populer bisa diselesaikan dalam kurun waktu yang singkat walaupun jumlah halamanya banyak, karena mudah dalam memahaminya
a.       Ya
b.      Tidak

15.  Lebih sulit menulis novel sastra dibanding novel populer
a.       Ya
b.      Tidak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar